Sinergi Psikologi dan Kurikulum: SMA Negeri 1 Turi Bekali Murid Energi Positif dan Karakter Mulia Lewat Aksi Kokurikuler JUWARA

SLEMAN – Mengawali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tahun 2026, SMA Negeri 1 Turi menyelenggarakan kegiatan “JUWARA” (Jumat Sehat Jiwa dan Raga) dengan tema “Glow Up: Semangat Belajar Baru, Energi Positif Baru!” pada Jumat (09/01). Bertempat di Hall Indoor SMAN 1 Turi, kegiatan ini menghadirkan psikolog Wahyu Bintari, S.Psi., M.Psi., untuk membekali para siswa dengan motivasi dan ketahanan mental dalam menghadapi tantangan belajar di tahun yang baru.
Kegiatan JUWARA merupakan bagian dari implementasi regulasi kurikulum di SMA Negeri 1 Turi yang mencakup tiga pilar pembelajaran, yaitu intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Sebagai salah satu program kokurikuler unggulan, JUWARA dirancang khusus untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental siswa agar siap mengikuti proses pembelajaran secara optimal.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala SMA Negeri 1 Turi, Sri Sunardiyanto, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan memberikan suntikan semangat kepada seluruh murid. Beliau berpesan agar para siswa menyimak materi dengan sungguh-sungguh agar dapat mengambil hikmah yang berguna bagi kehidupan serta meningkatkan semangat belajar di sekolah.
Memasuki sesi inti, Wahyu Bintari membawakan materi dengan gaya santai dan komunikatif yang sangat sesuai dengan karakter murid generasi Z. Ia mengawali sesi dengan membagikan kisah inspiratif tentang remaja SMP, di mana gadis itu sempat mengalami kekerasan dalam keluarga dan penurunan nilai akademik yang drastis. Gadis yang tumbuh penuh tekanan, jauh dari pelukan kasih sayang, ditempa dengan keprihatinan. Saat berusaha berbenah, ternyata lingkungannya tidak percaya akan energi positifnya. Wahyu menekankan bahwa proses perubahan positif selalu penuh tantangan, namun kekuatan dari dalam diri (inner strength) sangat menentukan keberhasilan seseorang di masa depan.
Dalam paparannya, Wahyu menggarisbawahi pentingnya keikhlasan menerima takdir Tuhan sembari terus berupaya mengubah nasib melalui doa dan usaha. Ia membagikan lima langkah nyata bagi siswa untuk mencapai perubahan positif:
• Berhenti Menunda: Segera bertindak untuk mencapai tujuan.
• Rajin Belajar: Mengasah intelektualitas secara konsisten.
• Adab: Selalu hormat kepada orang tua dan guru.
• Networking: Aktif bergaul dan membangun relasi positif.
• Karakter Mulia: Menjaga integritas dan kepribadian yang baik.
Ia juga memberikan pesan khusus bagi murid yang merasa memiliki keterbatasan atau tidak memiliki hak istimewa (privilege). Menurutnya, rasa prihatin dan kesulitan hidup justru dapat menjadi sarana efektif untuk mengasah kemampuan pemecahan masalah (problem solving) dan membangun rasa percaya diri yang kuat.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.30 hingga 11.30 WIB ini diakhiri dengan sesi interaksi yang dinamis. Melalui kegiatan JUWARA ini, SMA Negeri 1 Turi berharap seluruh siswa dapat memulai lembaran baru di tahun 2026 dengan mentalitas pemenang dan semangat yang lebih membara untuk mengukir prestasi.

