Kunjungan Kerja Komisi D DPRD DIY di SMA Negeri 1 Turi: Monitoring Penguatan Peran Sekolah Ramah Anak dalam Mewujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Inklusif

TURI, 8 JANUARI 2026 – SMA Negeri 1 Turi menjadi titik fokus penguatan kualitas pendidikan inklusif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada Kamis (8/1), sekolah menyambut kunjungan kerja Monitoring Penguatan Peran Sekolah Ramah Anak dalam mewujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Inklusif dari Komisi D DPRD DIY yang bertempat di Laboratorium Biologi SMA Negeri 1 Turi. Kunjungan ini dilaksanakan berdasarkan surat resmi nomor B/000.1.2.2/000341/DPRD tertanggal 6 Januari 2026.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota Komisi D DPRD DIY yang dipimpin oleh R.B. Dwi Wahyu B, S.Pd, M.Si (Ketua), Anton Prabu Semendawai, S.H, M.Kn (Wakil Ketua), dan Muhammad Syafi’i, S.Psi (Sekretaris). Turut hadir pula pejabat dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Sleman, serta Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Turi.

Suasana di Laboratorium Biologi mencair saat sesi dialog berlangsung. Pertemuan yang semula formal berubah menjadi hangat ketika beberapa siswa inklusi hadir dan berbagi pengalaman mereka. Dengan penuh percaya diri, para siswa menceritakan bagaimana SMA Negeri 1 Turi melayani kebutuhan khusus mereka, mulai dari adaptasi pembelajaran hingga dukungan moral dari para guru.

Canda tawa yang mewarnai percakapan menghapus kecanggungan antara siswa dan anggota dewan. Hal ini memberikan ruang bagi para siswa untuk menyampaikan keinginan dan harapan mereka secara terbuka demi peran SMA Negeri I Turi sebagai Sekolah Ramah Anak yang aman bagi semua, dan inklusif , serta yang guna pengembangan fasilitas inklusi yang lebih baik di masa depan.

Kunjungan ini memberikan pelajaran berharga bagi seluruh ekosistem pendidikan di SMAN 1 Turi. Pendidikan inklusi bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan upaya menciptakan budaya empati dan kesetaraan. Komisi D DPRD DIY memberikan apresiasi atas keterbukaan sekolah dalam merangkul keberagaman peserta didik.

You may also like...